Tokoh Masyarakat Kaur Pertanyakan Penggunaan Dana KONI Kabupaten Kaur
Kaur, BINTUHAN.ID- Tokoh masyarakat Kabupaten Kaur baru-baru ini mempertanyakan penggunaan dana KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Kaur. Pendaftaran sepak bola per desa di Kaur Selatan ternyata mematok biaya yang cukup tinggi, yaitu Rp 2 juta per klub. Jika ada dua klub, maka biaya yang harus dibayar adalah Rp 4 juta. Selain itu, pendaftaran voli juga dikenakan biaya sebesar Rp 500 ribu per tim, dan jika ada dua tim, maka biaya yang harus dibayar adalah Rp 1 juta.
Tokoh masyarakat, Pauzan tersebut mempertanyakan kemana dana KONI Kabupaten Kaur digunakan, mengingat biaya pendaftaran yang dikenakan kepada klub-klub olahraga cukup tinggi. "Kami ingin tahu kemana dana KONI Kabupaten Kaur digunakan, karena biaya pendaftaran yang dikenakan kepada klub-klub olahraga sangat tinggi," kata tokoh masyarakat tersebut.
Dana KONI Kabupaten Kaur seharusnya digunakan untuk mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Kaur. Namun, dengan biaya pendaftaran yang tinggi, hal ini dapat menjadi hambatan bagi klub-klub olahraga yang ingin berpartisipasi dalam kompetisi.
Tokoh masyarakat tersebut berharap agar KONI Kabupaten Kaur dapat mempertimbangkan kembali biaya pendaftaran yang dikenakan kepada klub-klub olahraga. "Kami berharap agar KONI Kabupaten Kaur dapat mempertimbangkan kembali biaya pendaftaran yang dikenakan kepada klub-klub olahraga, sehingga klub-klub olahraga dapat berpartisipasi dalam kompetisi tanpa harus terbebani dengan biaya yang tinggi," kata tokoh masyarakat tersebut.
Penggunaan dana KONI Kabupaten Kaur harus transparan dan akuntabel, sehingga masyarakat dapat mengetahui kemana dana tersebut digunakan. Dengan demikian, masyarakat dapat memantau penggunaan dana KONI Kabupaten Kaur dan memastikan bahwa dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Kaur.
KONI Kabupaten Kaur harus memastikan bahwa penggunaan dana tersebut sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Dengan demikian, KONI Kabupaten Kaur dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas olahraga di Kabupaten Kaur.
Tokoh masyarakat tersebut akan terus memantau penggunaan dana KONI Kabupaten Kaur dan meminta pertanggungjawaban atas penggunaan dana tersebut. "Kami akan terus memantau penggunaan dana KONI Kabupaten Kaur dan meminta pertanggungjawaban atas penggunaan dana tersebut," kata tokoh masyarakat tersebut.
Dengan demikian, diharapkan KONI Kabupaten Kaur dapat menggunakan dana tersebut secara efektif dan efisien untuk mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Kaur.
Pewarta : Kak Cik